Chapter 67

1595 Kata

"Mas tunggu dulu!" Kanaya menahan Kenan yang ingin mengecup bibirnya. Kenan menatapnya dengan pandangan bertanya. "Itu tadi Eyang takut ada perlu sama kita." Tubuh Kanaya bangkit menjadi duduk. Kenan mengesah napas kuat. Ia yang sudah turn on kembali lesu karena sang istri menghentikan kegiatan mereka. Kali ini Kanaya benar-benar bangkit menuju lemari, mengambilkan Kenan pakaian yang lengkap agar suaminya itu tidak memakai handuk sebatas perut saja. Awalnya Kenan ingin protes, namun Kanaya lebih dulu memberikan tatapan maut ke arah suaminya. Mau tidak mau Kenan pun menurut, dari pada Kanaya marah dan ia tidak diberikan jatah. Bisa bahaya kan? "Loh kamu mau ke mana, Sayang?" tanya Kenan dengan terkejut saat Kanaya keluar dari kamarnya. "Mau samperin Eyang," jawab Kanaya santai. Ia m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN