Sera dan Gio hanya bisa diam saat keduanya duduk berdua di halaman belakang rumah Adi Gunawan. Setelah penjelasan semuanya terhadap Sera, Gio meminta waktu sebentar untuk bicara berdua dengan Sera. Gadis itu menyanggupi karena ia juga ingin mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Gio yang sudah membantu menyelesaikan kasus ayahnya. “Gio..” “Sera..” Panggil keduanya berbarengan hingga Gio dan Sera saling melirik lalu tersenyum. Gio merubah posisi duduk menghadap Sera yang duduk di sebelahnya. “Kamu duluan,” ucap Gio. “Rasanya ini seperti deja vu, ingat nggak sih?” “Waktu di teras belakang rumahku?” tanya Gio. Sera mengangguk, “Waktu aku nengok kamu dan tiba-tiba Levia cíum kamu di depan mataku.” “Harus ya bagian itu kamu ingat?” “Gimana ya, muncul di pikiranku bagian yang i

