Part 52

1228 Kata

“Halo, Mah, ada apa?” “Lho? Mamah kenapa? Ko kedengarannya nangis?” “Hah? Ini kan masih semester satu, mah. Bukannya mamah, papah sama Sam ke sininya kalau Dafa udah nginjak semester 4?” “Oh ..., yaudah, hati – hati kalau gitu, kabarin Dafa ya, Mah, kalau mau berangkat.” Siang hari begini Radafa dikejutkan dengan dering telepon dari Dita yang terdengar lirih di telinganya. Radafa kira ada hal buruk yang terjadi pada mamahnya, ternyata tadi itu Dita sedang menonton drama yang katanya ‘sangat sedih’ sambil menelponnya untuk memberitahu bahwa mamah, papah dan adiknya akan berkunjung ke rumah paman dan bibinya untuk bertemu dengan Radafa melepas rindu karena sudah kurang lebih 6 bulan Radafa di Yogya. “Daf, kenapa?” “Kapan gue manggil, lo?” “Bukan itu maksud gue, bego.” Radafa mengern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN