BAB 26. Clay Sudah Bersih Dari Ketergantungan.

1046 Kata

"Dan aku suka akhirnya kamar ini akan kita tempati bersama," sahut Kevin sambil menatap wajah cantik Felisha. Kevin menatap Felisha penuh dengan cinta sedangkan Felisha berusaha untuk terus memasang senyuman di wajahnya. Benar kata orang bahwa dalamnya hati tidak ada yang tahu, bahkan terkadang diri kita sendiri juga tidak mengetahui apa yang kita inginkan. "Hanya berdamai dengan Kevin sajalah aku memiliki kesempatan untuk bertemu denganmu lagi Clay," batin Felisa dalam hati. Felisha selalu bertanya setiap harinya apa yang saat ini sedang Clay lakukan. Ia tidak tahu jika posisi Clay di London saat ini sedang menjalani masa terapi. Garini tidak membiarkan Clay begitu saja terpuruk, bagaimanapun sebagai seorang ibu pasti menginginkan keberhasilan kedua anak lelakinya. Garini yang terus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN