Kenyataan Pahit

1321 Kata

Selamat membaca! Aku tertawa untuk menutupi rasa gugupku karena mendengar ucapan Tuan Firdaus. Lalu, aku melihat kasir yang baru saja selesai membungkus barang-barang yang aku beli. Setelah pembayaran telah dilakukan, dia pun tampak menghampiriku. "Tuan, saya masih ada urusan di sini. Pokoknya selesai rapat tunggu saya di sana ya, saya akan pergi ke perusahaanmu sebentar lagi. Bye!" Dengan cepat aku pun segera mengakhiri panggilan tanpa menunggu Tuan Firdaus membalas perkataanku. "Nona, semuanya sudah selesai dibungkus dan siap dikirim ke alamat Nona. Apakah di rumah ada yang menerima kalau dikirim siang ini?" tanya pegawai itu dengan sangat ramah. "Silakan kalian kirim siang ini, di rumah saya selalu ada pelayan 24 jam yang siap menerima kiriman apa pun." "Baik Nona, kalau begitu in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN