"ARSHAKA!" bentak Esha pada putranya yang seketika membuat Arshaka menangis keras. "Huaaaas ...." "Manda," tegur Arjuna pada istrinya. Pria itu langsung menghampiri putranya. "Sini sayang sama Papa," ujar Arjuna mencoba mengulurkan tangannya pada sang putra. Arshaka yang menangis pun langsung menyambut tangan ayahnya. Balita itu langsung berpindah duduk dari sofa ke pangkuan ayahnya yang duduk di kursi roda. "Huaaa ... bunda jahat!" Arjuna langsung menatap pada istrinya yang terlihat memalingkan wajahnya ke samping, ia tahu jika istrinya saat ini pasti sedang menahan amarahnya, juga penyesalannya. "Ayo sayang, ikut Papa." Lalu Arjuna membawa putranya ke dalam kamar dan membawanya ke depan cermin. "sudah sayang jangan menangis." Arjuna tahu, mungkin putranya hanya belum mengerti a

