Perjuangan Esha

1316 Kata

Esha duduk di loby apartemen lama milik suaminya, wanita itu menghela nafasnya panjang, tadi tak ada seseorang pun yang membuka pintu apartemen itu hingga petugas apartemen datang dan mengatakan jika apartemen itu sudah dijual oleh Arjuna 1 tahun lalu. Esha pun menunduk, ia memijat pelipisnya. Bingung harus bagaimana. Lalu ia melihat pada jam di tangannya, masih ada waktu, begitu pikirnya. Esha kemudian menegakan duduknya, dia masih ada waktu untuk mencari Arjuna di kediaman mami atau kakek Sanjaya. "Tidak, rumah mami pun sepertinya sudah di jual, butik mami ah ya kemarin aku sudah cari tahu tentang alamat butik baru mami Ros. Tapi sedikit jauh dari sini, lebih baik aku coba ke rumah mendiang kakek Sanjaya." Akhirnya Esha pun segera bangkit dan keluar dari gedung apartemen itu, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN