A 102 - Suara Candu

2205 Kata

Senyuman manis seolah tak akan habis dari bibir laki-laki tersebut, bergambar bulan sabit tipis sekali. Hal ini membuatnya selalu tampil yakin dan percaya diri di setiap kegiatan apa pun. Tapi, untuk beberapa hari ini dia merasa senyum di bibirnya tak pernah layu sedikit pun, ada saja yang membuatnya terus tersenyum dan tertawa di setiap kesempatan apa pun. Dia pun akhir-akhir ini tengah berbahagia, hatinya berbunga-bunga. Bisa merasakan bagaimana pagi-pagi mendapatkan telpon dari seseorang yang spesial, apa pun kegiatannya selalu diberikan semangat lebih dan juga selalu menjadi hal yang tak mungkin bisa diberikan oleh orang lain. Siapa pun yang melihatnya pasti akan ikut tersenyum, kelakuan seperti anak-anak meski tubuhnya terlampau dewasa. Seperti halnya pagi ini, sambungan telepon suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN