Aldo telah memutuskan, setelah Sihan lulus dirinya akan membawa anaknya ke jerman untuk berkuliah. "Pah, Sihan gak mau kuliah di Jerman," rengek Sihan yang mulai menangis, Aldo tetap Aldo yang keras kepala, setiap keputusannya tidak boleh diganggu gugat. "Sihan gak mau ke Jerman bulan depan," rengek Sihan kembali. Aldo menaikkan sebelah alisnya dan menatap Sihan dengan lekat. "Bulan depan? Setelah pengumuman kelulusan kamu, ayah bakalan pindahin kamu ke Jerman tanpa sepengetahuan teman kamu itu," balas Aldo. Sihan menolak keras, papahnya sangat egois. Sihan tidak mau pindah, tidak akan pernah. "Sihan gak mau pindah! Sihan cinta sama Eagan, Pah," kukuh Sihan melawan keputusan Aldo. "Cinta? Tau apa kamu tentang cinta? Kamu bisa apa dengan cinta monyetmu itu? Jangan bantah keputusan

