Siska 17

1771 Kata
Siska merasa sangat penat dengan kejadian yang terjadi dihidupnya ia menghela nafas panjang dan memutuskan untuk pergi ke Universal Studio agar bisa refreshing. Namun ia tak memberitahu siapapun tentang niatnya ini Siska langsung mengambil kunci mobil dan ia langsung pergi meninggalkan apartment. Jack sangat frustasi setelah kehilangan Siska dan juga mendengar kabar Angel hamil ia tidak siap menikahi wanita yang sama sekali tidak ia cintai sudah 2 jam ia berada di sebuah coffee shop dan akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke Universal Studio , ia pun membayar minumannya dan langsung menancapkan mobilnya ke Universal Studio. Waduh kok bisa sama ya sama Siska  ? Hehehe… Ya Universal Studio adalah tempat Siska dan Jack sering menghabiskan waktu sebelum Angel datang ke Singapore. Ini merupakan tempat dimana Jack dan Siska merencana kan pernikahan mereka yang harusnya di adakan akhir tahun depan mereka bahkan sudah merencanakan prewedding di tempat ini perencanaan mereka prewedding akan di lakukan awal tahun depan dan bahkan Jack dan Siska sudah menentukan Bridal mana yang akan mereka pakai di pernikahan mereka nanti. Jack dan Siska sama sama sudah berada di dalam setelah memiliki tiket. Siska menuju ke tempat wahana roller coaster dimana ia dan Jack sering bermain di wahana ini jika mereka ke sini. Sedangkan Jack ia pergi ke wahana air dimana ia dan Siska juga suka bermain di wahana ini. Siska dan Jack mengingat semua kenangan indah mereka di sini termasuk saat mereka menetukan rencana pernikahan mereka berdua yang seharusnya tahun depan akan mereka merasakan hari bahagia itu tetapi kini semuanya sudah hancur dan hanya tinggal kenangan. *Flashback On* “ Sayang kamu mau gak nikah sama aku ? “ ucap Jack “ Hmmmm…. “ Jawab Siska tersenyum. “ Sayang aku ga mau hubungan kita hanya sebatas pacaran setelah smua yang udah aku lakuin ke kamu aku ga akan bahagia kalau gak bisa jadi suami kamu , aku mau mempertanggung jawabkan semuanya ke kamu sayang  “  ucap Jack sambil memandang wanitanya itu. “ Iya iya aku mau tapi gak sekarang kan ? “ Jawab Siska “ ya ngga dong sayang gimana kalau akhir tahun depan aja ? “ ucap Jack “ Bolehh ntar kita preweddnya di sini ya , kalau kita nikah Akhir tahun depan berarti kita harus prewedd awal tahun dong sayang “ Ucap Siska sambil memeluk lengan Jack “ Iyah sayang kalau soal itu aku serahin ke kamu, tapi yang aku tau ada Bridal yang lumayan terkenal di sini kan sayang ? “ Ucap Jack “ Oh aku tau waktu itu jadi bridal pernikahan mama sama Daddy dan sampe sekarang masih oke sih kualitasnya “ ucap Siska “  Ya udah nanti kita ke sana lihat yah “ ucap Jack sambil mengelus kepala Siska. Mereka pun tersenyum bahagia dengan rencana mereka itu selama mereka berkeliling Jack tak mau melepaskan Siska ia terus memeluk pinggang Siska agar Siska tak jauh-jauh darinya. *Flashback Off* Siska tersenyum sini mengingat semuanya ia meneteskan air mata nya lalu melihat langit dan menghela nafas berat ia merasakan luka yang begitu mendalam yang di buat oleh Jack ke dirinya, ia begitu amat mencintai Jack setelah Jack mengambil kehormatannya itu. “ Huh…. Semua sudah berakhir, kau berhasil menghancurkan ku Jack “ Umpat Siska sambil meratapi nasibnya. Tiba-tiba ada yang memanggil dirinya, ia sangat terkejut melihat laki-laki yang memanggilnya itu lelaki yang baru saja menyakitinya dan menghianati hubungannya tapi di waktu yang bersamaan ia juga sangat amat mencintai lelaki itu. “ Siska “ Panggil Jack dan menatap sendu Siska. “ Jack ? ngapain lo di sini ? lo ngikutin gue ? “ Ucap Siska sambil menahan perih di hatinya karna harus bertemu lagi dengan Jack. “ Nggak Sis aku ke sini Cuma mau tenangin hati aku dan aku ga tau kalau kamu disini , Sis bisa kita bicara ? “ “ Gue rasa ga ada yang perlu kita bicarain lagi, gue minta lo jangan ganggu hidup gue lagi Jack gue Cuma mau hidup bahagia cukup lo nyakitin gue dengan cara kayak gini , dan satu lagi tolong tanggung jawab sama anak lo itu karna gue gak mau selalu di salahkan dan di katain penyebab lo gak mau tanggung jawab sama dia “ Ucap Siska air mata yang sudah ia tahan dari tadi akhirnya jatuh. “ Sis aku tau aku salah tapi gimana bisa aku  nikahin perempuan yang gak aku cinta , aku hanya cinta sama kamu Sis “  ucap Jack sambil memegang tangan Siska “ Jangan sentuh gue Jack!  lo bilang lo gak cinta tapi lo bisa punya anak sama dia? Hebat lo Jack “ Jawab Siska sambil menghentakkan tangan Jack. “ Sis kasih gue…” ucap Jack yang di potong oleh Siska “ Stop  Jack cukup gue gak mau lagi ketemu lo mulai hari ini gue anggap gue ga pernah kenal sama lo,  terima kasih untuk semua luka ini Jack. “ Ucap Siska lalu berlari meninggalkan Jack. Siska menuju mobilnya dan langsung menancap mobilnya ke arah rumah Daddynya, ia berniat bertemu ibunya ia merasa sangat berat yang ia alami ini. Setelah beberapa menit akhirnya ia sampai di kediaman Daddynya yang megah itu ia pun langsung memarkirkan mobilnya dan berlari masuk ke dalam rumah Daddynya . Di dalam rumah ternyata ada Daddy dan mamanya ia langsung berlari memeluk mamanya membuat daddy,mamanya dan Santi bingung. “ Maaa…hikss…hiksss…. “ Ucap Siska sambil nangis terisak “ Hei Siska kenapaa? “ Tanya Mamanya “ Siska kamu kenapa ? “ Tanya Daddynya “ Kak Siska putus ya dari kak Jack makanya nangis “ Ucap Santi. “ Ma Jack…hikss…hiksss… Jack hamilin Angel “ Ucap Siska sambil menangis semakin terisak. “ Whattt ? “ Jawab Daddynya terkejut. “ Apa maksud kamu Siska ? Coba ceritain ke mama sama Daddy “ ucap Mamanya sambil mengelus pundak Siska. Siska pun menceritakan semua kejadian yang menimpa hubungannya dengan Jack hanya saja Siska tak memberitahu persoalan Jack sudah mengambil kehormatannya itu. Setelah bercerita ia semakin menangis terisak mendengar ucapan Daddynya. “ Siska dengarkan Daddy, kamu harusnya bersyukur sekarang terbongkarnya daripada nanti setelah kamu menikah dan punya anak itu akan lebih menyakitkan buat kamu dan anak kamu, Anggap saja kamu dan dia tidak berjodoh sayang “ ucap Daddynya “ Benar apa kata Daddy mu nak anggap saja kalau Jack itu bukan jodohmu lagian kamu itu cantik pintar baik masih banyak laki-laki diluar sana yang jauh lebih baik dari Jack yang mau sama kamu Siska, contoh saja Bryan “ ucap Mama nya Mendengar nama Bryan ia terkejut mengapa mamanya bisa menyebutkan nama Bryan padahal ia tau bahwa Bryan sudah tidak mempunyai perasaan apa-apa lagi dengannya. Tapi pikiran itu hilang begitu mengingat betapa kejamnya Jack yang merenggut keperawanannya itu dengan paksa, ia terus menangis sampai akhirnya ia pingsan tak sadarkan diri. “ Siska hei bangun sayang nak bangun nak “ ucap Mamanya panic “ Mah kita bawa Siska ke rumah sakit saja , Santi kamu telpon kak Mike ya “ Ucap Daddynya lalu menggendong Siska ke mobil dan mereka pun membawa Siska ke rumah sakit. Dirumah sakit Kondisi tubuh Siska sangat lemah ia sangat kehabisan energy dan ia sangat kelelahan kondisi psikisnya juga kurang baik ia mengalami depresi ringan. Mike,Daddy,Mama dan Santi pun sangat sedih mendengarnya melihat Siska terbaring lemah dengan selang oksigen untuk membantu dia bernafas lebih baik karna habis nangis terlebih Siska memiliki Asma dari kecil. Mike izin untuk masuk ke dalam karna hanya di izinkan satu orang yang masuk sementara Mamanya di luar karena tak kuat melihat keadaan Siska. Siska masih belum sadarkan diri Mike menatap nya sendu ia merasa tak berguna karna tak bisa menghibur Siska ia pun memegang pipi Siska yang basah bekas air mata yang baru saja mengalir. “ Bahkan dalam keadaan tidak sadarpun kamu masih bisa meneteskan air mata mu Siska “ Ucap Mike sambil memegang dan mengelus punggung tangan Siska. “ Siska aku janji aku gak akan membiarkan kamu seperti ini Siska aku sangat mencintaimu  dan aku gak mau hal seperti ini terjadi lagi dengan mu sayang “ ucap Mike tulus dari dalam hati ia pun meneteskan air matanya dan membasahi jari-jari Siska. Seketika Siska menggerakkan jarinya menggenggam tangan Mike membuat Mike terkejut dan ingin segera keluar untuk memanggil dokter tetapi Siska menahan Mike dan ia bahkan dengan perlahan membuka matanya. “ Mike… “ Lirih Siska dengan nada yang seperti membisik. “ Sssstttt… kamu tak perlu ngomong apa-apa dulu Siska, aku mau panggil dokter dulu kamu di sini ya “ Ucap Mike sambil mengelus kepala Siska ia pun meninggalkan Siska dan memanggil Dokter. “ Dad , Ma Siska sudah sadar , Dokter Siska sudah sadar “ Ucap Mike kepada Daddy, mamanya dan dokter. Dokter pun masuk ke dalam dan memeriksa Siska, kondisi Siska belum sepenuhnya normal ia tetap harus di rawat di rumah sakit ini akan tetapi Siska akan dipindahkan ke ruang rawat biasa. Siska juga sudah tidak perlu menggunakan Selang oksigen lagi karna pernafasannya sudah kembali normal. Didalam ruang rawat VVIP itu mereka smua berkumpul didalam mereka sedih melihat kondisi Siska yang masih belum sepenuhnya sadar dan membaik. Santi sedih melihat kakaknya seperti itu bahkan saat disuruh Mamanya menghubungi papanya untuk memberitahu keadaan Siska Santi menolak karna ia tau pasti Papanya juga ikut dalam membuat Siska sedih ia tahu pasti Angel sudah mengadu yang tidak-tidak tentang Siska ke Papanya. “ Kak Siska jangan sakit lagi , aku gak suka liat kakak sakit “ucap Santi sambil memegang tangan Siska yang masih belum sadar lagi. “ Daddy sebaiknya Daddy, mama sama Santi pulang saja dulu biar Mike yang jaga Siska “ucap Mike “ Gak apa-apa Mike mama di sini saja jaga Siska lagi pula kamu pasti capek kan “Ucap Lina ( Mama Siska ) menolak . “ Ma gak mungkin kan rumah di tinggal begitu saja, besok pagi mama kan bisa kembali ke sini untuk jaga Siska “ucap Mike. “ Mike benar ma, lagian bukannya Santi juga lagi ada ujian di sekolah ya ? Mama harus istirahat juga jangan sampe mama sakit yang ada Siska makin sedih nanti “ Ucap Raymond ( Daddy ) menenangkan Lina. “ Hmm… yasudah Mike mama titip Siska ya kalau ada apa-apa langsung hubungi Mama ya “ ucap Lina “ Iya Ma, Daddy sama Mama hati-hati ya, kamu juga Santi harus belajar “Ucap Mike sambil mengelus rambut Santi. “ Iya kak Mike “ ucap Santi “ Mike Daddy tinggal dulu nanti kalau ada apa-apa hubungi langsung ya “ Ucap Daddy sambil menepuk pundak Mike. Mereka pun pulang ke rumah mereka dengan perasaan sedih Lina tak menyangka keadaan Siska akan menjadi sedrop ini dan ini menjadi kali pertama Siska kembali masuk ke rumah sakit sejak bertahun-tahun yang lalu sewaktu Siska mencoba bunuh diri karna perceraiannya dengan Indra. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN