Faizal menatap gadis disampingnya dengan penuh cinta. Bibirnya menyunggingkan senyuman bahagia sekaligus rasa syukur yang tak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Namun dari tatapan matanya menyiratkan rasa syukur yang begitu besar. Gadis yang ia temui beberapa bulan yang lalu ketika dirinya menapaki kota Jogjakarta ini dengan harapan masa depan yang cerah, ternyata Tuhan begitu baik padanya sehingga ia dipertemukan dengan gadis yang menyempurnakan kehidupannya. Gadis yang belum ia kenal selama setahun ini mampu menarik hati serta membuatnya jatuh cinta. Begitu mudah Tuhan membalikkan hatinya pada gadis lain setelah ia mencoba dengan sangat kuat untuk melupakan Luisa. Beruntung Juwita, nama gadis itu … dia mau menerima segala tentang dirinya dan masa lalunya yang pernah mencintai Luisa beg

