Luisa membereskan baju- baju yang akan digunakan Faazil saat pria itu keluar kota nanti. Ia memasukkannya ke dalam koper kecil berwarna biru dongker itu. Walau harus berpisah selama tiga hari, Luisa tak mengapa. Toh pria itu pergi untuk bekerja. Apalagi dia adalah seorang direktur utama. Pekerjaannya tentu bukan hanya ongkang- ongkang kaki diruang kerja. Tapi juga memantau seluruh pekerjaan di perusahaannya berjalan lancar. Terutama pembuatan iklan yang sangat menentukan promosi furniture- furniture buatan perusahaannya. Gadis itu jadi teringat ayahnya yang juga bekerja di bidang yang sama. Hanya usaha ayahnya khusus kayu jati. Sementara perusahaan Faazil mencakup semua bahan. Hanya untuk bagian kayu jati pasti dipercayakan pada usaha yang ayahnya miliki. Membuat gadis itu yakin jika usa

