KCK 33

854 Kata

Ketika mobil yang ditumpangi keluarganya sudah tak terlihat, dalam hati Khanza ingin menjerit dengan keras, tetapi ia tak mampu. Gadis yang hari ini telah sah menjadi istri dari lelaki bernma Sinar itu harus tinggal dan menjalani kehidupan baru. Gadis itu cukup bingung harus berbicara dan berbuat apa. Mulut Khanza selalu terbungkam sejak tahu bahwa diringa akan dinikahkan. Sorot mata gadis itu memancarkan cahaya kesedihan yang amat dalam.   Rumah Abah Uji kini kembali seperti hari-hari biasanya, seperti tak ada acara apa pun sebelumnya. Ruangan ini masih sama seperti belum dilangsungkannya akad nikah anak bungsuh di keluarga ini.   Mak Afifah memandangi Khanza dengan sorot mata yang tajam. Beruntung gadis itu tak melihat mertuanya, jika saja halnitu terjadi, Khanza pasti akan merasa se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN