Setelah memindahkan Rara ke brankar, Aldo menggeret kursi yang keberadaannya tidak jauh dari brankar dan duduk tepat disamping brankar wanitanya. "Yang," "Hm?" Aldo ragu ingin menyampaikan hal ini sebenarnya, tapi dirinya juga mau agar lebih cepat mereka bersatu dalam ikatan pernikahan. "Kalo aku nikahin kamu sekarang, mau ngga?" Kelopak mata Rara langsung terbuka lenar, dia tercengang dengan pertanyaan yang dilontarkan pria disampingnya. "Bercandanya ngga lucu ih." kesal Rara seraya memukul d**a bidang Aldo. Aldo langsung meraih tangan wanitanya yang tadi memukul dadanya dan menggenggam dengan lembut, "Tatap mata aku." Rara yang tadinya melihat kearah lain, seketika menatap bol mata pria itu. "Ada kebohongan ngga di sana?" tanya Aldo yang ikut menatap bola mata Rara. Seda

