Second Chance

1019 Kata

"Jikapun kisah antara kita sudah berakhir. Dirimu akan selalu ada dalam ingatan, dan hatiku" ** Dafa mulai membawa Elyas memasuki mobil. Selama perjalanan, Elyas hanya memandang jalan di balik jendela dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. “Aku mahu menemui Mama Maira saja”. Ucap Elyas tanpa menatap Dafa. “Mama ada di rumah sakit, aku akan membawamu ke sana.” Ucap Dafa. Mobil kembali melesat membelah jalanan Surabaya, menuju rumah sakit. Setiba di rumah sakit, Elyas berjalan dengan lemah. “El, kemarilah.” Ucap Maira saat mengetahui menantunya ada di ambang pintu. Anak Elyas yang ada di dalam timangan Maira, dia serahkan kepada Zalya yang ada di sana. Elyas masuk dan duduk di sebelah kiri Maira, lalu memeluk mertuanya itu. “Maafkan El, ma.” Hanya kata itu yang bisa di ucapkan E

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN