Bad Thinking

1160 Kata

"Terkadang, percaya dengan manusia adalah hal yang sia-sia" ** Larut mulai datang, Dafa memutuskan untuk menginap di hotel terdekat. Sedangkan Arvam pulang membawa mobilnya, menyisakan pasutri di rumah tanpa pengganggu. "Adik mu hampir membuat Abang gila, Rei. Sungguh, Abang tidak akan bisa hidup jika kau pergi lagi." Cercah Elyas tak puas hati saat tiba di tempat tidur. "Dafa hanya merindukan aku, Bang. Dia melakukan itu untuk membuat Abang sebal." Ucap Reina memihak adiknya. "Mulai sekarang, Abang tidak akan meninggalkan kamu lagi. Abang tidak mahu kecolongan seperti tadi sore." "Apakah artinya saat Abang mandi, aku harus ikut?" "Ya. Sekarang ayo tidur." Perintah Elyas dengan menarik tangan Reina dan melepas jilbabnya. Dengan posesif Elyas memeluk Reina dalam dekapannya. "Jangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN