"Tetaplah waspada, sebab orang terdekat pun tidak bisa di percaya." ** Pesawat Indonesia-London baru saja landing. Meski sudah cukup siang, hawa dingin masih setia menusuk relung tulan, di tambah saat ini, di London sedang memasuki musim salju. Penumpang mulai berhamburan keluar dari burung raksasa itu dengan mantel tebal menyelimuti tubuh mereka. Tidak luput juga, pasutri yang ingin menghabiskan waktu bulan madu mereka. Mereka berjalan mencapai pintu keluar dari bandara. "Abang, jam berapa sekarang?" Tanya Reina kepada suaminya. "Jam delapan a.m." "Kalau di Indonesia?" "Jam dua p.m." "Kalau aku?" Elyas melirik istrinya, lalu melihat arloji di pergelangan tangan kirinya. "Dirimu tidak Abang temukan dalam a.m, ataupun p.m ku Reina." "Haahhh?" Ucap Reina blur, tak faham dengan ucap

