Chapter 46

531 Kata

"Loh alin? Tumbenan balik kerumah?"Tanya sang bunda yang membuat alin hanya tersenyum sendu dan memilih untuk masuk kedalam rumah. "Alin kamu kenapa nak?" Tanya bunda kemudian menyusul alin masuk kedalam kamar. Alin kini duduk ditepi ranjang dan menatap lurus kedepannya.otaknya tidak berhenti berfikir apa yang harus ia lakukan. Pikiran buruk mulai masuk kedalam otaknya.Entah itu tentang perceraian atau pun tentang alin yang merasa kehadirannya adalah sebuah masalah bagi Wahyu dan mbak ayu. Bunda yang melihatnya menjadi tidak tega dan memilih mengelus surai putrinya itu. "Alin kenapa?" Seketika tangis alin pecah...Dia tidak kuat lagi membendungnya lama-lama.ia memeluk bundanya seraya menangis. Dia tidak mengatakan apapun selain menangis.Seharusnya sekarang ia sedang berbahagia b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN