Chapter 40

494 Kata

Alin duduk merenung di sofa,mama menghampiri Alin yang baru saja mengantar Wahyu kebandara untuk keberangkatannya selama lima bulan. "Mama tau kamu sedih." Ucapnya kemudian ikut duduk bersama dengan menantunya itu. "Mungkin kedepannya kamu harus siap di tinggal pergi sama Wahyu." Tambah mama. Alin mengangguk nurut kemudian masuk kedalam kamar untuk mengistirahatkan dirinya setelah lelah di perjalanan. Pas tidur pun Alin mewek lagi,gimana gak mewek kalau sebelum pergi Wahyu berubah jadi lembut dan natap Alin dengan pandangan menyedihkan. Bahkan udah kaya drama-drama yang sering ibu mertuanya itu tonton.Bunda juga keliatan kaya senyum malu waktu Wahyu peluk plus cium alin di depan semua orang. Baru ditinggal udah mewek... Namanya juga Alin. Akhirnya gak berapa lama alin terlela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN