Suara alarm pagi yang biasanya berbunyi pukul lima hari itu berbunyi lebih awal. Pukul dua pagi, masih sangat awal untuk mengakhiri tidur yang lelap. Namun suara alarm yang memekak telinga memaksa mereka tersadar dari mimpi yang indah. Saat orang lain masih sangat lelap tidur dan menikmati nyamannya meringkuk di bawah selimut, mereka telah terbangun dan tergesa bersiap-siap. Mereka diburu waktu mengejar jadwal penerbangan. Untung saja semua barang sudah masuk bagasi. Jadi mereka tinggal mandi dan mengganti pakaian lalu bersiap untuk pergi. Fira mempersilakan Frans mandi terlebih dahulu sementara dirinya membangunkan Bi Ida dan Dara. Sebelum itu ia menyiapkan baju ganti untuk suaminya dan untuknya sendiri tentunya. Namun, Fira sangat terkejut saat pergi ke dapur karena ternyata Bi Ida t

