“Sudah tidak sabar?” katanya bertanya pada kami. Kembali jawaban yang sama, ungkapan-ungkapan ketidaksabaran terdengar di seluruh penjuru ruangan. Namun dalam sekali anggukan, suara itu sontak terhenti. Reaksi atas kepatuhan kami dibalas dengan senyum oleh Kapten Jack. “Baik, setelah ini, kita mulai prosesi dan apapun kabar berita yang kalian dapat adalah yang terbaik untuk kalian. Jika itu artinya kalian harus pulang, maka berusahalah untuk kembali tahun depan, jika yang kalian dengar adalah bertahannya kalian di sini, maka tetap patuhi apapun peraturan di sini. Mengerti?!” “Siap Kapten!” Kapten Jack lalu meninggalkan podium, digantikan petugas lain, untuk memberi arahan seputar acara formal ini, apa yang harus kami lakukan saat mendengar aba-aba. Termasuk saat pembacaan keputusan, k

