Aku dan Suvara saling bertukar jadwal. Sayangnya tidak ada satupun jadwal libur yang sama selain hari minggu. Kami saling meneliti jadwal masing-masing sampai aku menyadari bahwa lusa aku sudah harus memulai tes kesehatan awal. "Gawat," kataku. "Ada apa?" "Ternyata lusa ada pemeriksaan kesehatan awal, bagaimana ini?" "Lakukan saja lah, kamu ga lagi pakai narkoba kan?" "Haish, mana mungkin aku ada uang untuk beli narkoba, maksudku memarku. kira-kira sudah sembuh belum, ini saja masih merah-merah, belum menipis sama sekali." Lukaku memang masih tampak jelas. Yang sebelumnya merah kini memudar jadi warna pink, sedangkan yang sebelumnya menghitam masih berupa bulatan merah yang lukanya bahkan masih menganga. Kalau aku melakukan pemeriksaan di saat seperti itu mungkin tulang-tulangku ju

