BAB 12

1005 Kata

"Apa yang kamu dengar, aku tidak mengatakan apapun," elak Rafa. Lelaki itu menyelesaikan makannya lalu lekas merapikan rantang. Amel mengembuskan napas karena tak puas mendengar jawaban Raffa. Ia akhirnya ikut membantu menyusun benda tersebut. "Apa yang mau kamu omongin, Mel?" tanya Raffa. Raffa meletakan sikut di meja dan menyangga dahu oleh telapak tangan sambil memandang Amel. Tatapan itu hanya berpusat ke Amel, membuat gadis tersebut merasa salah tingkah karena pandangan sang calon suami selalu ke arahnya. "Om Duda kalau kita udah resmi nikah, Om Duda, jangan banyak ngelarang aku ya," pinta Amel, membuat Raffa mengerutkan keningnya. "Tergantung," sahut Raffa, membuat Amel langsung mengercutkan bibirnya. "Kok tergantung sih, harusnya tinggal jawab iya aja napa! Biar aku seneng git

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN