-Masjid kecil di rumah sakit- Umair baru saja selesai menunaikan sholat Dzuhur di masjid tempat Abinya di rawat. Ia meninggalkan mobilnya di depan kantor polisi dan sudah menyuruh Jabir untuk menderek mobilnya. Karena hari sudah masuk tengah hari dan adzan Dzuhur berkumandang, Umair pun masih berada di rumah sakit dan duduk sambil memakai kaus kaki dan sepatu fantovelnya. Pikirannya kembali terang setelah keluar dari masjid. Ia beristighfar sesaat ia mengingat perkataannya yang buruk pada ibu tirinya. Umair menyesal melakukan itu lantaran ia sendiri tidak ingin bermulut seperti perempuan yang suka sekali berdebat. Walaupun sebenarnya ibu tirinya itu memang keterlaluan, tapi ia tetap ibu tirinya. Abinya menikahi Sabrina juga karena akhlaknya baik ketika awal mereka bertemu. Inilah ujia

