Suatu hari, kau hanya perlu diam dan mengamati bagaimana hebatnya Tuhan mengatur segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini. ____To Be My Wife____ Telepon rumah Sinta berdering cukup kencang. Sinta turun dari tangga menuju ruang tengah dimana telepon itu terletak, beberapa saat telepon itu sudah berhenti bersuara. Dari ujung tangga terakhir, Sinta melihat ibunya telah menerima telepon itu. Raut wajah gelisah tersirat dari wajah ibunya, entah apa yang disampaikan oleh orang diseberang sana sampai-sampai ibunya se-khawatir itu. Yang terdengar oleh Sinta hanya suara ibunya yang menjawab Tidak ada, itu saja " Ibu...ada apa? Siapa yang telepon, kok gelisah gitu?" Sinta menghampiri ibunya. Raut wajah gelisah ibunya berubah begitu saja dengan wajah pura-pura tenang. " Oh itu? Bukan apa-apa

