Tuhan selalu punya cara untuk mempertemukan. Jadi, bersabarlah. ___To Be My Wife___ Abraham mengamati Sinta dengan seksama. Ia merasa ada yang berbeda dengan gadis yang dicintainya itu, seperti ada sesuatu yang berubah, dan entah apa. "Bayimu sudah lahir?" Abraham bertanya dengan sorot bingung, mengingat terakhir mereka bertemu kandungan gadis itu baru saja 1 bulan. Bagaimana mungkin dalam jangka waktu tiga bulan bayinya sudah bisa lahir. Sinta tertegun,lalu tersenyum tipis. " Iya, dia sudah lahir." Mata Sinta menerawang jauh ke depan. "Dimana sekarang?" Abraham kembali bertanya. "Dia diajak Tuhan untuk tinggal di surga." Abraham mengerti sekarang. Tak seharusnya ia menanyakan topik ini. "I'm so sorry...aku tidak bermaksud." Sinta tersenyum hangat. "Tidak apa-apa, Mr. itu bukan

