Bab.42 Cobaan datang silih berganti

2607 Kata

Arsen sudah sadar dari pingsannya, dia langsung berusaha duduk tapi Robert melarangnya, kini segala ingatan kembali berputar dikepalanya bagaimana semuanya terjadi begitu saja. Arsen tidak akan melupakan mereka yang berkhianat karena kini dia tidak bisa melihat keluarganya tersakiti akibat orang lain. “Papa, Lily. Jangan biarkan dia dan Mama bersama dengan pengawal itu, aku melihatnya.” Arsen histeris mengatakannya. “Apa?” tanya Robert. “Tanda di balik telinga, orang itu ikut serta mengawal Mama dan Papa ke Jogja. Minta Mama berada di tempat ramai sekarang juga, kita harus kesana Pa!” Arsen bahkan berusaha berdiri tapi Robert benar-benar meminta anaknya agar setidaknya sembuh terlebih dahulu. “Kau harus disini sampai sembuh! Jangan melakukan hal gila.” Robert benar-benar marah jika Ars

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN