Lily masih tidak habis pikir kenapa keluarganya dan Arsen masih tidak percaya dengan Sekar padahal wanita itu tidak melakukan hal apapun yang merugikan, dia malah terlihat seperti orang yang banyak beban dalam hidupnya. “Kamu tidak mengerti sayang, kedatanga Sekar itu sebagai perantara pembalasan dari seseorang yang kamu kenal.” Lily mulai beringsut semakin erat memeluk Arsen. Pikiran Lily kini berkelana, apakah dia datang kembali? Apakah lelaki itu ingin membunuh Lily lagi? Pikiran yang sudah hilang kini kembali lagi, Arsen menguatkan Lily dan meyakinkannya bahwa Lily akan baik-baik saja bersamanya di sini. “Mas, kamu tidak bohong? Dia datang untuk mencariku?” tanya Lily gemetar. “Inilah penyebab aku tidak mengatakan hal ini padamu sayang, trauma yang kamu alami belum sepenuhnya sembu

