Lily menatap suaminya dengan pandangan yang tidak bisa diartikan, kenapa melihatnya sungguh membuah dia ingin terus bersama dan mendekapnya dengan erat. Tidak ada hal yang Lily inginkan lagi selain bersama dengan suami tercintanya. "Sayang, kamu kenapa diam aja?" tanya Arsen. "Lily diam karena liat Mas, kenapa sih tampan sekali? Lily rasanya tidak ingin lepas memandangnya." Lily membuat Arsen terharu. "kenapa sayang ? kamu kok bikin mas berbunga-bunga." Arsen menutup dokumen terakhir yang dia baca setelah itu dia menghampiri istrinya yang terlihat berbeda. "Ih Mas, udah selesai?" tanya Lily. "Udah sayang, aku tidak tahan untuk segera mendekap mu." Arsen lalu memeluk Lily dan mencium pipinya. Lily pun sama saja, dia sangat menikmati kebersamaan yang diberikan oleh Arsen padannya. dia

