Lily sarapan dengan penuh kenikmatan, infus yang ada di tangannya sudah di lepas karena kondisinya sudah sangat membaik dari sebelumnya. Lily merasa sudah bebas melakukan apapun tanpa ada jarum infus yang menusuk kulitnya. “Mama, sayur asemnya mantep pol!” Lily mengacungkan jempolnya. “Terima kasih sayang, Mama seneng dengernya.” Tiffany merasa senang karena hasil masakannya di puji oleh Lily. Hari ini Tiffany akan meminta orang untuk memasang Tv sesuai dengan permintaan Lily, dia tidak senang melihat Lily tidur di luar hanya untuk menonton Tv, kasihan juga dengan Arsen dia sudah lelah tapi merasakan tidur yang tidak enak karena harus menemani istrinya untuk begadang menonton Film yang di suka. “Kamu capek ya Mas?” tanya Lily. “Em, Mas Cuma butuh tidur aja sayang. Nanti kalau Tv nya s

