calista keluar dari mobil rey dengan terburu buru,dia sangat marah rey menyebutnya tidak pernah menuruti keinginannya,lalu selama ini calista menuruti keinginan siapa? Calista bahkan ingin awalnya untuk membiarkan dia kehilangan beasiswanya dan mengambil cuti tapi apa yang dia dapat rey tidak pernah memperdulikan dirinya. “calista” teriak rey menyusul calista yang masuk ke dalam apartemen mereka “calista tunggu,kita perlu bicara” ucap rey lagi berlari “calista|” rey berhasil menangkap tangan calista “lepas rey” balas calista keras sambil menyintak tangan rey kasar rey terkejut saat calista menyentak tangannya dengan kasar “kamu kenapa? Kita perlu bicara” ucap rey dan berusaha memegang tangan calista lagi “tidak ada yang perlu di bicarakan rey,bukankah kita sudah bicara tadi?”

