1 bulan telah berlalu rey masih saja terus mendekati calista,memang rey sudah pulang tetapi setiap hari dia datang ke rumah sakit calista dan satu bulan ini juga azam tidak ada karena dia sedang menjalani pelatihan di rumah sakit lain,calista merasa kesepian ditambah rey yang terus mengganggunya rey selalu saja tahu jadwal shift calista.entah darimana rey mendapatkannya yang jelas rey selalu datang disaat calista sedang jaga,sepeti saat ini rey memberi pesan ke calista untuk memberitahukan kalau dia akan menjemput calista pulang walaupun calista sudah menolak rey tidak pernah mendengarkan selalu keras kepala sendiri Tok…tok…tok… “masuk” ucap calista dia tahu itu pasti rey “dokter calista ayo kita pulang” dan benar saja terlihat rey datang menjemputnya,calista menatap pakaian rey,laki l

