“bagaimana?” tanya rey kepada anak buahnya Rey melihat pria di depannya yang sedang diikat tangan dan kakinya berlumuran darah “dia tetap tidak mau buka mulut pak’ ucap anak buah rey Rey mengangguk dan mendekati orang itu,dia mencengkram leher pria itu “katakan dimana kamu mencuri document itu” ucap rey dengan tenang “aku tidak akan pernah mengatakannya” ucap pria itu terbata bata Rey tertawa ternyata pria ini cukup setia kepada raka,rey melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan jam 4 sore,calista pasti sudah pulang. “habisi dia,jangan biarkan jejaknya ketahuan” ucap rey kepada anak buahnya dan pergi dari tempat itu,percuma saja dia disana lebih lama. “halo,devan” ucap rey mengangkat telepon devan saat di mobil. Rey dengan serius mendengar perkataan devan,tidak lama rey ter

