Selamat membaca! Kini Amanda dan Tama sudah pergi meninggalkan gedung rumah sakit, keduanya telah berada di dalam mobil untuk kembali ke hotel. Selama di perjalanan, Tama dan Amanda saling diam tanpa suara, pasangan itu tengah bergulat dengan pikiran masing-masing dan pergolakan batin mereka sendiri. "Kalau aku mati, bagaimana dengan Milly dan Tama ya? Apakah Tama bisa merawat dan membesarkan Milly sendirian? Lalu siapa yang akan menemani Tama setelah aku pergi nanti, apa dia mampu menjalani kesendirian tanpa pendamping hidup?" batin Amanda bertanya-tanya di tengah kegelisahan hatinya. Amanda sakit memikirkan orang-orang yang dicintainya, ia berpikir bagaimana dengan mereka jika dirinya pergi untuk selama-lamanya dan tak akan pernah kembali lagi. Amanda tak memiliki harapan untuk bisa h

