Di lantai atas, lampu kamar tidur Hayes tiba-tiba menyala, menandakan bahwa sang titan otomotif itu mungkin menyadari ada sesuatu yang tidak beres di taman bawah. Namun, Axel tidak peduli lagi. Ia menatap Luna dengan benci yang bercampur cinta yang hancur, sebuah tatapan yang menandakan bahwa konfrontasi besar yang ia rencanakan telah dimulai di sini, di bawah bayang-bayang rumah ayahnya sendiri. "Kamu akan membayar setiap tetes air mata dan rasa sakit ini, Luna. Kamu dan ayahku," bisik Axel dengan nada yang menakutkan, tepat sebelum ia menarik pergelangan tangan Luna, menuntut jawaban langsung yang akan merobek sisa-sisa kedamaian di kediaman Ludwig. Malam itu, di bawah pohon beringin yang saksi bisu, rahasia terbesar keluarga Ludwig akhirnya pecah berkeping-keping. Dan di kejauhan, b

