Part 24

1119 Kata

Vania memandangi layar ponselnya sambil tersenyum. Perasaannya benar-benar lebih baik dari beberapa saat yang lalu. Setelah berbicara dengan Jessica, beban di seluruh tubuhnya serasa menghilang. Ditambah lagi ia dan gadis itu sudah berbaikan dan saling bertukar nomor telepon. Hal yang tidak pernah terpikirkan olehnya sebelumnya. Senyumnya semakin lebar saat mengingat pembicaraan terakhir mereka. "Mungkin ini adalah hari terakhirku di sekolah, jadi kita tidak bisa menikmati bersama lebih lama. Ibu akan segera mengurus kepindahanku hari ini juga." Jessica menghela napas. "Padahal aku ingin kita bisa lebih akrab lagi." Vania mengangkat teleponnya. "Tapi kita masih bisa berhubungan lewat telepon." "Benar juga. Kau tidak akan mengabaikan teleponku, kan?" "Kenapa aku harus mengabaikan te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN