Part 22

1688 Kata

Riuh tepuk tangan menggema di ruangan, disertai pujian yang ditujukan untuk pemuda yang baru saja menyelesaikan lagunya di atas panggung. Kevin tersenyum, membungkukkan tubuhnya sebentar menghadap penonton kemudian berjalan menuruni panggung. Sesaat matanya menangkap sosok Tiara yang melewati kerumunan dengan wajah panik. Gadis itu berjalan lurus menuju ke arahnya. Ia tidak bisa menyembunyikan rasa penasarannya saat Tiara berdiri di depannya dengan wajah penuh kekhawatiran. "Ada apa?" Tiara memegang lengan baju Kevin. "Vania sejak tadi menghilang, Kak. Kami tidak tahu dia ada di mana. Tolong cari dia. Aku takut sesuatu terjadi padanya. Apalagi tadi Jessica sempat menemui kami dan mengancamnya." Ia mengambil napas kemudian, melewati kerumunan yang saling berdesakan benar-benar membuatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN