Tak Ada Kabar

1602 Kata

Ibu Rihana. Dia adalah ibu dari Amin yang berarti mertuanya Mbak Indah. Entah mengapa Ibu Hana kembali datang ke rumahku setelah dua hari lalu dia terang-terangan memintaku untuk menjauhi anak semata wayangnya itu. Padahal jelas aku tak pernah mendekatinya, kenapa juga aku harus menjauh? Aku dan Amin juga tak pernah terlihat dekat, bagaimana mungkin dia mencurigaiku sebagai orang ketiga dalam percekcokan anak dan menantunya? Aneh bukan? Entah siapa yang sengaja menyulutkan api antara keluargaku dengan keluarga Amin itu. Yang jelas sampai sekarang aku belum mendapatkan kabar apa-apa dari Mbak Indah setelah beberapa hari lalu dia datang malam-malam ke rumah ibu. "Ada apa ya, Bu? Bukankah saya sudah menjelaskan kalau saya dan anak ibu tak ada hubungan apa-apa? Bahkan kami jarang berjumpa a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN