BAB 43. MENGULANG KEMBALI

1796 Kata

Mia dan Rayhan duduk berdampingan bersandar di sofa. Jemari mereka saling bertaut dengan rapat. Napas keduanya tersengal. Mereka saling memandang dan tersenyum penuh cinta. "Aku mencintaimu Sayang," Mia mengecup tangan Rayhan berkali-kali. "Aku lebih mencintaimu," Rayhan menarik Mia ke dalam pelukannya yang hangat. Dia mengecup kening, pipi, dan puncak kepala Mia berkali-kali. 'Ah ... aku sangat merindukan aroma ini,' Rayhan memejamkan matanya. Rindu dan lelahnya terbayarkan meski belum lunas. Setidaknya begitu menurutnya. "Mia apakah teman kerjasama-mu yang baru itu pernah datang ke sini saat aku pergi?" Rayhan bertanya dengan nada seringan mungkin. "Ya dia datang. Saat Yannis keluar, dia berpapasan dengan Heka di depan pintu," ujar Mia. Nada ketidaksukaan terdengar jelas dari s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN