BAB 15. DIAMOND HEART

1553 Kata

Heka..." ujar Rayhan seraya menyibak rambut Heka yang menutupi wajahnya, "kau begitu cantik." Lelaki itu berbicara pelan, hampir seperti bisikan mesra di pendengaran Heka. "Sayang..." Heka memajukan wajahnya. Mendekatkan bibirnya pada bibir Rayhan. Secepat kilat Rayhan membuang wajahnya. Menghindari bibir Heka yang hanya tinggal beberapa centi dari bibirnya. "Heka..!" Rayhan menjauhkan kepalanya. Heka terkejut, dia tidak menyangka Rayhan menolak dirinya dengan begitu dramatis. Raut wajahnya seketika berubah muram. "Heka dengarkan aku," Rayhan menahan kepala Heka dengan kedua tangannya. Dia menatap dalam kedua iris matanya yang berwarna coklat terang. "Kau sangat cantik Heka, kau luar biasa cantik. Carilah lelaki lain. Kau masih muda. Perbedaan usia kita, hampir separuh usiamu. Car

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN