Rayhan dan Yosef berbicara sangat serius. Terlihat dari raut wajah mereka yang nampak tidak biasa. Rayhan dan Yosef bergantian mengangguk. Sepertinya, mereka menyepakati beberapa hal penting. Beberapa puluh menit kemudian, asisten dokter memanggil Rayhan. Mereka berdua pergi ke arah lain, sementara Mia keluar dari ruangan periksa. Dia mengedarkan pandangan, mencari sosok suaminya. Yosef melambaikan tangan meminta Mia mendekat. Dia memberikan senyuman hangat kepada istri-bosnya. "Bu, pak Rayhan pergi ke toilet, dia meminta saya menemani ibu mengambil obat, sini resepnya," ujar Yosef ramah sambil menadahkan tangan. "Oh ... OK," ujar Mia menyerahkan selembar kertas resep obat. "Mari kita ke apotek," ujar Yosef membuka tangan. Mereka lantas berjalan beriringan. Apotek dan tempat prakte

