Minggu pagi telah tiba. Celine terbangun oleh gedoran pintu kamar. "Celine! Burung hantu! Cepat bangun!" Suara Bastian mengganggu tidurnya. "Celine!" Gadis tersebut sempat membuka mata, wajah kusut dengan alis tertekuk menatap pintu kamar. Sebelum kembali menenggelamkan diri di balik selimut. "Celine bangun! Sudah siang ini, kau mau jodohmu dipatok ayam?" Bastian masih berteriak di balik pintu kamarnya. "Iya ... iya," sahut Celine dengan suara serak layaknya orang bangun tidur ditambah sedikit nada jengkel. Wanita itu menyibak selimut, lalu turun dari ranjangnya dan berjalan ke kamar mandi. Tak berselang lama dia baru sadar, kenapa dia bisa di apartemen? Tunggu, itu tadi suara kakaknya bukan? Atau hanya ilusi? Berlari keluar, Celine membuka pintu kamar setengah panik. "Bastian! Ba

