Selang beberapa menit, saat semua anggota keluarga sedang menikmati makan malam dan tertawa bahagia, tiba-tiba Jack berdiri. “Maaf Om dan Tante, Papa dan Mama. Aku bahagia melihat kalian bahagia. Tetapi, apa yang menjadi kebahagiaanku tidak dapat kalian tentukan secara sepihak. Aku berhak menentukan pilihanku sendiri. Aku telah jatuh cinta dan mencintai wanita lain, ia adalah cahaya dan pelita di hidupku. Aku hanya ingin menikahi dirinya dan menghabiskan seluruh sisa hidupku bersama dengannya. Sekali lagi, maaf. Aku telah mengecewakan kalian,” ucap Jack yang diiringi oleh tatapan terkejut semua orang yang berada di ruang makan saat itu. “Apa-apaan ini? Dapatkah seseorang menjelaskan padaku apa yang sebenarnya telah terjadi?” seru Papa Novi dengan nada tinggi. “Jack, apa yang kamu bic

