> NGAMBEK <

1408 Kata

Sepanjang perjalanan pulang, Bunga dan Darren saling berdiam diri saja. Awalnya, Darren ingin bersikap masa bodo terhadap Bunga yang istilahnya sedang ngambek karena dirinya, tapi Darren masih memiliki hati nurani sehingga dia mencoba untuk menyelesaikan masalah atas kesalahfahaman ucapannya tadi. “ Bunga, aku minta maaf. ” Celetuk Darren. Bunga menoleh ke arah sumber suara. “ Minta maaf untuk apa? “ “ Tadi aku sudah sembarangan ngomong soal kamu hamil. “ Balasnya, Darren bicara tanpa menatap Bunga karena matanya fokus ke depan. “ Oh, itu. Santai aja, aku gak marah, kok. “ Jawab Bunga, ia mengalihkan pandangannya menatap ke arah jendela. “ Kalau gak marah, kenapa dari tadi diem aja? “ tanya Darren lagi, entah mengapa dia merasa perlu bertanya seperti ini meskipun jauh di dalam hatiny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN