Malam itu Riksa pulang sekitar pukul setengah sembilan malam. Tidak terlalu larut, bahkan saat itu istrinya belum tidur. Riska sedang menonton serial drama korea yang sedang diikutinya, saat suara deru mobil terdengar masuk ke halaman rumahnya. Dengan cepat dia bangkit dari posisinya dan beranjak ke depan. Membuka pintu sambil menunggu Riksa keluar dari mobil. “Belum tidur?” tanya Riksa begitu melihat sosok sang istri sedang berdiri di depan pintu yang terbuka, menungguinya. Riska menggeleng, “Belum. Masih nonton drakor. Apa ini, Bang?” Ujarnya menjawab, sembari menyambut sebuah benda yang dijulurkan sang suami padanya “Undangan makan malam. Syukuran ulang tahunnya Abdi, besok malam kalau nggak salah.” ujar Riksa, kakinya melangkah masuk ke dalam rumah diikuti oleh Riska di belakangnya

