Jangan kegatalan menggoda suami orang Zara!" Sepertinya ini adalah pesan dari Nadia, istrinya. Aku menduga kalau ini adalah pesan dari Nadia, karena aku hanya ada masalah dengannya. Tapi, bukankah dia yang merebut suamiku. Kenapa malah dia yang sewot dan mengatakan aku mengganggu suaminya coba. Sepertinya dia ingin mengajakku ribut. Sengaja tidak ku jawab pesannya itu, untuk apa coba? Tidak ada manfaatnya sama sekali untukku. Tring Sesaat kemudian, pesan kembali masuk dari nomor yang sama. "Kenapa tidak membalas? Merasa apa yang aku katakan benar bukan? Urus dirimu sendiri jangan mengganggu suamiku lagi! Bukankah kamu sudah mengambil jalan untuk berpisah! Kenapa masih ganggu suamiku!" Aku tidak habis pikir dengan pemikiran Nadia, yang melakor itu bukannya dia! Kenapa harus marah dan

