Di sana, di dalam toko pakaian, di balik baju-baju yang tergantung, Lani melihat kekasihnya yang harusnya menemuinya malah pergi dengan istrinya. Tangannya mengepal saking kesalnya. Sudah coba baju ini itu, sudah menunggu lama tapi mesin uangnya malah tak sampai padanya. Lani kesal ingin menggulingkan semua gantungan baju ini. Namun nalarnya masih ada. "Kok Mas Diki malah ke sini sama wanita itu, sih?" Lani menggerutu dengan suara yang hanya bisa ia dengar. Pelayan toko yang berada di sampingnya hanya mengerutkan dahinya, heran melihat Lani yang senang bicara sendiri. Namun akhirnya ia tidak begitu peduli dengan ucapan Lani dan malah mengalihkan pandangan ke tempat lain. Lani melangkah ke depan, seiring dengan mas Diki yang naik menjauh di eskalator. Tanpa disadari ia telah keluar dar

