Jadi saking kangennya, akhirnya Langit menelepon Maminya—Senja. Dan bercerita panjang lebar tentang banyak hal. “Dulu Eyang kakung galak ya, Mi?” Termasuk ini. Dari dulu sampai sekarang, Langit selalu menanyakan tentang Eyangnya. Karena saat Langit lahir, sang Kakek sudah tutup usia. Di samping itu juga, Langit sedang gabut. Pertanyaan random selalu muncul sejak dulu kala. “Nggak galak, sih. Tapi lebih ke tegas. Eyang kalau ngomong A wajib A. Nggak bisa berubah. Mau kamu nangis darah pun.” Senja mana pernah lupa sama sosok Atmojo. Disiplin dan jujur selalu jadi andalan di keluarga mereka. Seberapa besar pun kesalahan kamu, selama kejujuran bisa kamu ungkap dan nama kamu dijaga baik-baik, Atmojo bukan orang yang mudah ngasih hukuman. Atmojo bukan orang tua yang kejam yang menindas anak

