Kepergian Aira

521 Kata

Aira duduk di kursi ruang tunggu ruang operasai, rambutnya berantakan, matanya sembab tidak berhenti menangis. Jensen maupun yang lain berusaha menenangkan Aira namun usaha mereka sia-sia. Aira sangat khawatir akan kehilangan lagi untuk ke sekian kalinya, dalam hati ia terus panjatkan do'a untuk keselamatan nyawa Rei. Satu jam berlalu, akhirnya tim Dokter selesai operasi pengangkatan peluru di tubuh Rei. Salah satu Dokter pria membuka pintu ruang operasi. Aira dan yang lain langsung mendekati Dokter itu dan bertanya langsung, "bagaimana dengan Rei, Dok?" tanya Aira sambil terisak. Dokter menghela napas dalam dalam lalu berkata, "maaf..saya tidak bisa menyelamatkan pasien, karena terlalu banyak darah yang keluar," jawab Dokter. Semua terdiam mendengar pernyataan Dokter, kejadiannya begit

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN