Bab 33: Rantai kebencian

1715 Kata

May yang mendapatkan kabar dari salah satu temannya Jena yang menyaksikan Jensen makan berdua di salah satu tukang bubur ayam di pinggir jalan, membuat dirinya marah dan menganggap Aira sebagai perempuan tidak baik. "Aira! Aira terus!" jerit May mengadu pada ke dua orang tuanya. "Dulu Ibunya pelakor, sekarang anaknya mengikuti jejaknya juga!" "Jaga bicaramu, May!" bentak Kei tidak suka dengan sikap May. "Kenapa kau membentak putrimu sendiri?!" Clara tidak terima dengan kata kata kasar Kei pada May. "Ini semua ulahmu Clara! kau telah meracuni pikiran putrimu sendiri dengan kebencian!" Kei menuding Clara sebagai penyebabnya. "Kau menyalahkanku, Kei?" tanya Clara, seolah dia tidak pernah bersalah dalam hal ini. "Cukup! kenapa kalian selalu ribut dan ribut!" pekik May menatap ke dua oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN